23 July 2007

Resume acara TDA Bussiness Conference X

by Bp. Ikhwan sopa Master Trainer E.D.A.N

Hari jumat 20 juli 2007 pkl. 14.00 - 16.00
Untuk materi mindset sukses " melaju ditengah badai ",temen temen semua bisa juga diliat diposting pak ikhwan sopa ( OmPopa ), sebenarnya kalau temen temen liat posting OmPopa ada 3 materi tapi di acara TDA Bussiness Conference hanya membahas 2 materi karena keterbatasan waktu. semoga bermanfaatResume TDA Bussiness Conference XSesi 1 :Materi 1: Mind Balancing.Sebagai TDA, akan selalu ada situasi naik dan turun.Dalam situasi turun, kita harus tetap bisa bergerak dan tidak diam di tempat.Agar bisa tetap bergerak. Kita harus memahami pola berpikir kita sendiri saat kondisi-kondisi tidak menyenangkan itu terjadi.Salah satu yang paling penting adalah memahami atmosfir atau hemisper dari pikiran kita.Pikiran kita punya pola. Pola itu diketahui pakar sebagai pola kanan dan pola kiri.Inilah yang harus kita pahami. Tidak sulit tapi juga tidak terlalu mudah.Apa yang perlu dilakukan hanya membiasakan diri.Contoh yang paling mudah adalah detik ini juga. Rasakanlah pikiran kita, apakah kita sedang tegang, senang, sedih, antusias dan sebagainya.Untuk yang tegang dan sejenisnya, Anda sedang menggunakan otak kiri, sebaliknya untuk yang senang atau antusias, Anda cenderung sedang menggunakan otak kanan. Rasakanlah sekarang juga, cobalah pahami hal ini.Tanya Jawab :1. arf_ok : dalam kompisisi, lebih baik mana penggunaan otak kira dan kanan ?Jawaban Narasumber :Misalnya jika sekarang kita sedang cukup stress, segeralah memahami bahwa itu adalah otak kiri yang sedang bekerja. Tidak perlu dipersalahkan, tidak perlu ditolak, cukup dipahami dan diterima, tapi dengan pemahaman bahwa itu tidak berada dalam keseimbangan.Cara yang paling mudah adalah dengan sesegera mungkin mengafirmasi diri, misalnya dengan berkata "wahhh... ini otak kiri saya sedang bekerja terlalu keras."Ungkapan itu demikian sederhana, tapi powernya luar biasa. Silahkan Anda coba.Diri Anda, keseluruhannya, tidak lebih dan tidak kurang, hanya bisa berkata "ya" pada isi pikiran Anda. Dengan mengatakan itu, maka seluruh diri Anda mulai memahami keberadaan dua wilayah otak ini. Itu seudah cukup untuk Anda.Fenomena inilah yang sering kita lihat pada orang yang bekerja dalam situasi penuh tekanan, atau orang yang stress di rumah, tapi di kantor tetap efektif dan bekerja. Mereka tidak berdarah dingin, mereka terampil menyeimbangkan pikirannya.Kebiasaa n mereka adalah selalu mengetahui otak mana yang sedang bekerja. Hanya sesederhana itu. Anda hanya perlu melatihnya mulai sekarang. Lebih dari itu, hanya perlu beberapa menit sebelum kebiasaan ini mulai tumbuh dalam diri Anda.2. angkasabiruku: saya dengar zikir, puasa bisa mencerdaskan otak kanan, bagasimana menurut bapak?otak kanan kadang gak masuk akal logika, apakah sesuatu yang gak logika itu selalu otak kanan pak?Jawaban Narasumber :Ya tentu saja, zikir, puasa, bisa dipersepsi sebagai afirmasi positif.Jika kita sedang bertakbir, secara relektif kita juga berasumsi bahwa kita akan tumbuh besar. Lebih besar dari masalah yang kita hadapi.Puasa, membuat kita selalu melirik mereka yang tidak bisa makan karena terpaksa. Itu artinya, kita diharuskan melihat the bright side. Alias bersyukur alias merasa untung masih bisa makan. Itu dilakukan oleh otak kanan.Logika = otak kiri. Logika itu bagus, tugasnya seperti akuntan yang fungsinya rem untuk soal duit. Logika adalah untuk survival.Akan tetapi, tidak seluruh hidup kita adalah untuk berpikir tentang survival saja, melainkan menikmati dan mensyukuri apa yang sudah dicapai.Dan bersyukur atas nikmat itu, adalah kerja otak kanan. Itu sebabnya bersyukur itu menyenangkan. Tanpa logika, pokoknya senang saja. Itulah yang membuat mind balanced.Hati, melingkupi semuanya. Baik kanan maupun kiri, tidak bisa lepas dari hati. Ungkapan "berhati-hatilah" , selama ini lebih Anda kenal sebagai "kiri" alias urusan survival. Apa yang dikatakan Pak Nunu tentang ini, mestinya tidak selalu begitu, melainkan juga bernuansa kanan.angkasabiruku:bagaimana dengan intuisi/firasat pak, saya dengar intuisi adalah informasi dari otak kanan juga pak, bagaimana dengan kebenaran informasi dari intuisitersebut. apakah kita perlu uji dengan otak kiri?Jawaban narasumber :Khawatir itu penting, tapi fungsinya adalah anugerah. Khawatir sering membuat kita khawatir, padahal khawatir juga punya sisi kanan. Coba bayangkan tanpa khawatir menyeberang jalan, selamat kah Anda? Jadi khawatir adalah blessing. Bukan semata-mata mengandung masalah.Intuisi sering diasosiakan dengan "kanan". Dalam prakteknya, "sisi kanan" justru paling berperan bagi seorang entrepreneur. Cobalah ingat lagi jargonnya. Kesempatan, peluang, fleksibilitas, kreatifitas, adaptasi, modifikasi, itu semua tentang otak kanan.Otak kiri Anda mengambil data apa adanya. Tanpa nilai. Kemudian kita merumuskan dan mengaitkan berbagai hal sehingga sampai pada kesimpulan. Proses itu, bukan otak kiri melainkan otak kanan.Otak kiri hanya menambah, mengurang, mengali atau bagi, mengelompokkan, mengurutkan. Perhatikanlah bahwa serapi apapun itu, tidak akan berguna kecuali hanya sebagai data atau informasi saja.Agar lebih bermanfaat, semua data apa adanya itu diolah dengan kreatif, dengan berbagai pertanyaan "what if". Di sini, yang bekerja otak kanan.Itu sebabnya, setiap orang dengan data yang sama akan menghasilkan output yang berbeda. Sebab, otak kanan punya spektrum kreatifitas yang lebih luas. Contoh: Secara matematis 1 + 1 adalah 2. Anda semua pasti sepakat.Tapi, bagaimana dengan matematika otak kanan seperti ini: 1 + 1 sama dengan 3 atau lebih?Itulah yang dikonsepkan dalam mastermind. Bahwa dua pikiran digabungkan, akan menciptakan pikiran ketiga. Jika Anda pake otak kiri, Anda sulit menerima ini. Tapi jika Anda gunakan otak kanan, Anda akan menerimanya dengan senang hati.So, Anda bisa melihat sendiri bahwa otak kanan Anda sama jenius dan bermanfaatnya dengan otak kiri yang hanya tahu 1 + 1 sama dengan 2. Padahal dengan intuisi dan otak kanan, Anda bisa tahu bahwa hasilnya bisa 3, 4, 5 atau yang lain.3. seta_pm : salam...apa beda otak kanan dan hati, dalam pengaruhnya dalam attitude? menurut bapak betul tidak sebaiknya kita sebagai pebisnis sangat dianjurkan untuk mempunyai guru spiritual?Jawaban Narasumber :Otak, sesuai dengan kata dasarnya yang mengandung qaf dal dan ha, seperti juga akidah punya fungsi tunggal yaitu MEMILIH.Memilih itu lebih ke kiri alias netral. Tak kenal baik atau buruk, benar atau salah.Hati, adalah untuk menentukan salah atau benar dan baik atau buruk. Fungsinya merasakan. Kemudian, saat harus memilih, yang digunakan adalah otak kanan.Kalo pake otak kiri, jadinya akan begini "jika seseorang memukul saya, maka saya akan memukulnya balik."Menurut otak kanan, belum tentu. Sebab, hati Anda lebih berperan di situ. Hanya saja, tolong dipahami bahwa otak kiri juga pake hati, mestinya.Soal guru spiritual, nggak pandang pebisnis. Kalo kita memang manusia beragama, harus punya guru spiritual. Guru terbaik itu Rosul.Akar kata dari akal adalah sama seperti akidah, yaitu TERIKAT, terikat pada apa terikat pada PILIHAN! Coba perhatikan kebenarannya.Otak kiri dan kanan terikat pada pilihan. Kiri hanya bisa memilih. Dan kanan memilih yang tepat, benar, baik dan sebagainya.Itu sebabnya, saat sudah memilih, serahkan keputusan akhirnya kepada otak kanan yang lebih dekat dengan hati. Di atas kertas Anda harustetap TDB misalnya. Tapi apakah Anda bisa tenang dan bahagia dengan itu? Takut? Itu cuma otak kiri Anda. Dengan otak kanan, Anda bisa membayangkan seta_pm: maksud saya guru spiritual yang masih hidup secara jasad, bagaimana menurut bapak? karena hati kita kan sering gak bersih untuk selalu mengakses Rasul SAW apalagi langsung ke Allah SWTJawaban Narasumber :Kata ulama sih harus. Saya sendiri belum punya.4. j_avinah: yg saya tangkep selama ini jdnya si kanan yg lbh byk fungsinya untuk nye-imbangin, (bener gak sih?).. mungkin gak keadaan sebaliknya? -misal saking gembiranya (otak kanan) trus otak kiri kita hrs kerja juga?... atau gimana?Jawaban Narasumber :Saat lahir, Anda sebenarnya seimbang. Berbagai kejadian berikutnya membuat Anda terlalu ke kiri. Penolakan, kegagalan, kekhawatiran, nggak PD, membuat kita terlalu ke kiri.Jarang orang yang lebih ke kanan. Tapi memang ada. Biasanya, itu karena treatment sejak kecil dari orang tua yang tidak melecehkan, tidak sering memarahi, tidak sering ditolak, atau tidak sering dihukum. Perhatikan anak yang demikian, pasti kreatif. Alias, kanan banget.j_avinah: jd kalo udah kanan bgt, msh perlu di seimbangkan ama si kiri gak?Jawaban Narasumber :Tentu, terlalu kanan, nanti jadi orang yang nggak serius. Kerjanya hanya bercanda dan bermain. Malas memilih, malas bertindak, hanya bersenang-senang.5. jusron_faizal: salam pak ikhwansopa, bagaimana caranya mengenali cara dan pola berpikir saya, sejauh ini saya juga belum bisa merasakan gaya diri saya dalam berpikir, kuat di kanan atau kiri?Jawaban Narasumber :Pertanyaan Anda berasal dari kiri. Nggak usah dianalisis, langsung rasakan saja. Saat ini Anda menggunakan kiri kan?Sekarang pindahlah ke kanan. Perhatikan ini =))Anda sudah langsung ke kanan. Gitu doang.Kepekaannya cuma perlu dilatih dan dirasakan.Nggak susah. Implementasikan dalam bisnis. Ya semudah itu. Kalo dua hari ini Anda latihan, Anda langsung tahu maksud saya.Contoh, saya mau cari EO, kiri saya protes. Lu itu siapa. Tapi kanan gua bilang, elu pan udah personal branding selama setahun. Coba aja.Trus aku coba, bikin pengumuman tentang Eo. Hasilnya, 20 kota dalam empat hari. Nggak nyangka kan? Kiri gua akhirnya menerima.KESIMPULAN SESI 1 :TERLALU KIRI ANDA TIDAK KEMANA-MANA, TERLALU KANAN ANDA NGGAK JELAS KEMANA. KESEIMBANGAN MENCIPTAKAN FOKUS YANG BERGERAK.Sesi 2 :Materi 2: EMOTIONAL BALANCEDSetiap keadaan Anda punya emosi. Emosi punya energi. Selalulah mengupayakan agar energi itu positif sifatnya, termasuk jika ia destruktif sekalipun seperti marah, kecewa, atau sedih. Jika Anda gagal, Anda akan tertelan badai. Jika berhasil, Anda malah bisa lebih maju.Di dalam emosi yang negatif, ada dua elemen mendasar, yaitu sebab munculnya energi itu, dan energi itu sendiri. Jika Anda marah, ada dua hal, sebab Anda marah, dan energi kemarahan Anda. Pisahkan, lalu manfaatkan.Anda bayangkan ini. Suatu saat Anda marah. Sadarilah bahwa "sebab marah" bisa segera Anda lupakan. Tapi energinya akan tetap ada di sana. Manfaatkan.Contoh: Anda kecewa karena seseorang memperlakukan Anda dengan tidak menyenangkan. Anda bisa melupakan sebabnya, dan berfokus pada pemanfaatan energinya. Anda sudah sering melakukannya. Ingatlah bagaimana Anda menarik nafas dalam-dalam saat marah kepada seseorang, kemudian Anda berkata, "Jadi gini lho..."Itu contoh nyata dari apa yang sudah Anda lakukan, hanya perlu dilatih.Saat Anda menghela nafas, Anda mencoba melupakan sebab. Dan saat Anda mengatakan kalimat berikutnya, itu artinya Anda sedang mencoba memanfaatkan energinya. Dan biasanya, Anda akan lebih bisa mengontrol diri. Bukan begitu.Contoh lain, adalah saat Anda bisa berkata setelah menghela nafas, "Ok... gini deh."Itu adalah skill, tapi Anda mungkin melupakannya. Itu skill penting supaya Anda tidak salah menyalurkan energi emosi. Jika berhasil, Anda akan merasakan bedanya ketimbang Anda langsung melampiaskan marah begitu saja. Ini mudah sekali sebenarnya, karena kita adalah orang yang terdidik.Sesi Tanya Jawab :1. eko.purnomo: terima kasih Pak, saya mau tanya, kalau kita sedang marah, energi kan banyak keluar, bisa gak ya energi tersebut disalurkan ke otak kanan? dulu saya pernah mengikuti pelatihan alpha energy, katanya kalau orang sedang puncaknya marah, dan disalurkan dengan tepat, maka apa yang diingikan akan segera terwujud, benarkah ?Jawaban Narasumber :Pada dasarnya memang itu maksudnya. Logika kiri Anda terbatas. Tapi imajinasi Anda hampir tanpa batas. Energi emosi itu, bisa Anda gunakan untuk meramalkan masa depan. Nggak usah jauh-jauh, beberapa detik setelah marah bisa Anda prediksi bisa jadi apa. Malapetaka atau solusi.Apa yang Anda perolah dari pelatihan itu sama maksudnya.2. angkasabiruku: energi emosi yang manakah yang paling tinggi kekuatan energinya untuk mencapai tujuan tujuan kita? Apakh energi emosi ketika kita diremehkan atau energi emosi ketika kita dihargai?Jawaban Narasumber :Tidak ada yang tahu batasan emosi kita. Anthony Robbins mengatakan it'sthe giant within. Besarnya luar biasa. Contoh adalah imajinasi. Itu juga emosi, khayalan, Anda lihat sekarang hasilnya? Mengkhayal bisa terbang, mengkhayal ke bulan, mengkhayal bisa berkomunikasi seperti ini.Mau nggak mengkhayalkan kesuksesan Anda sendiri?Hati, melingkupi semuanya, Baik kanan 3. ichsansnts: Pertanyaan saya real saja pak. Saya mengelola minimarket milik saya sendiri pak, setiap hari saya selalu dipusingkan dengan tagihan dari suplier2 saya. ada masukan untuk lebih menyeimbangkan kiri dan kanan saya?Jawaban Narasumber :Tagihan Anda itu urusan kiri Anda. Lihatlah yang kanan, betapa omzet Anda sebenarnya berkembang. Jika Anda sedang merugi, lihatlah bahwa nanti akan berkembang. Jika Anda bisa melihat itu semua, Anda masuk ke kanan. Lalu rasakan visualisasi yang nikmat itu. ikhwansopa: Omzet Anda tumbuh?ichsansnts: 3 bulan ini turun pakikhwansopa: Answer please.ikhwansopa: Apa rasanya?ichsansnts: pusing pakikhwansopa: Pernah naik?ichsansnts: pernahikhwansopa: Banyakan naik apa turun?ichsansnts: banyak turunnya tahun iniikhwansopa: Menurut Anda bisa naik nggak?ichsansnts: bisa pakSo, rasakan itu terus menerus, bahwa Anda akan menemukan jalan untuk KEMBALI naik. This is only a TEMPORARY defeat. Rasakan terus. Kalo perlu, nggak usah mikirin gimana caranya. Ntar pasti ketemu.Otak Anda tidak bisa diisi dengan dua hal. Hanya bisa diisi dengan satu hal. Isilah dengan kemungkinan NAIK. Cukup itu saja. Gimana caranya? Ntar, rasakan dulu untuk beberapa hari. Nanti lapor sama saya hasilnya.Jangan lupa RASAKAN kemungkinan NAIK. Betapa itu menyenangkan. Skeptis? Nggak usah. Pokoknya RASAKAN.Kreatifitas Anda tidak akan muncul kalo Anda merasa susah. Anda harus merasa senang. Sekalipun itu khayalan (khayalan yang mungkin lho!)Ingatlah bahwa segala sesuatu diciptakan DUA KALI, pertama dalam bentuk blue print, di kertas atau di kepala Anda. Kedua adalah realisasinya. Dengan merasakan nikmatnya sukses yang belum datang, Anda sudah masuk ke proses penciptaan.Ya. Doa jangan lupa.Gedung diciptakan dua kali. Sukses diciptakan dua kali. Mulailah proses penciptaan dengan membayangkan keberhasilan. Arsitek tidak akan menggambar rancang bangun dengan asumsi akan ambruk toh?4. aviist: pak, saya baru bercerai karena saya lihat perkawinan ini yang menghambat usaha saya dan setelah kasus saya selesai seketika itu juga semua perasaan negatif tentang usaha saya hilang..apakah di dalam fase sebelum perceraian saya mengalami ketidak seimbangan pak?? dan mengapa setelah perceraian seketikaJawaban Narasumber :Anthony Robbins juga bercerai karena merasa bahwa perkawinannya jadi hambatan. Cerai tidak disukai, tapi dimungkinkan terjadi. Jika bercerai itu keyakinan Anda, dan Anda tidak menyesal. Anda tidak bermasalah.Jodoh itu ditangan Tuhan. Itu tidak hanya berarti hanya untuk sebelum kawin. Sesudah kawin pun, jodoh tetap di tangan Tuhan. Kita tidak akan pernah tahu.Jika Anda tidak merasa menyesal, so the show must go on. Keeping moving!Itu rahasia Tuhan, tapi jika Anda mau mereviewnya, Anda pasti akan menemukan. But for what? Sudah tidak ada gunanya. Lihatlah ke depan saja, kasihilah mantan istri, jadikan teman, dan yang pasti adalah anak.Jika emosi Anda kini positif, jangan buat menjadi negatif dengan menyengaja menyesali masa lalu.Dalam kasus tertentu, suatu saat Anda akan sangat menghargai penderitaan yang dua tahun itu. Minimal, soba kalo nggak cerai... mungkin saya tidak akan sesukses ini. Mohon maaf, ini bukan pembenaran perceraian, tapi sudah terlanjut terjadi. Maka itu harus dijadikan sesuatu yang indah dari masa lalu.5.deni_sutisna: Terimakasih pak. Saya sering larut dalam suatu emosi negatif yang membuat saya down, bahkan bisa berhari-hari, saya sebetulnya sadar klo saya harus keluar dari kondisi tersebut, tapi sering kali sulit. Pertanyaannya selain dari faktor internal, apa ada faktor eksternal yg efektif untuk membantu keluar dari kondisi stress?Jawaban Narasumber :Itu sebabnya, Anda disuruh rekreasi kalo lagi stress. Faktor eksternal sangat berpengaruh. Karena emosi kita hampir semuanya, adalah refleksi cara pandang kita tentang dunia.Stress? Ya tinggal rekreasi sebenarnya.Itu sebabnya disebut dengan RE-KREASI. Supaya Anda bisa memunculkan kembali kreatifitas Anda. Jangan anggap enteng rekreasi.Anda stuck. Kiri Anda terus menerus protes. Latihan materi 1 akan membantu Anda.Anda di pantai, tapi otak Anda di kantor. itu kerjaan otak kiri. Suruh istirahat. Ia manut saja kok.


KESIMPULAN MATERI 2: EMOSI NEGATIF MENJERUMUSKAN, EMOSI POSITIF MENDORONG. KESEIMBANGAN POSITIF MENCIPTAKAN FOKUS YANG BERGERAK.KESIMPULAN BESAR: JAGA KESEIMBANGAN PIKIRAN, JAGA KESEIMBANGAN EMOSI. JANGAN KIRI TERUS, JANGAN NEGATIF TERUS. HASILNYA, ANDA AKAN TETAPMELAJU DI TENGAH BADAI.

0 comments: